Kamis , 21 September 2017
Home / BISNIS / Industri / Taiwan Relokasi Pabrik Ke Indonesia

Taiwan Relokasi Pabrik Ke Indonesia

 Para pekerja di pabrik Foxconn Taiwan. mmindustri.co.id
Para pekerja di pabrik Foxconn Taiwan.
mmindustri.co.id

Bisnis888.Com : Produsen lampu asal Taiwan segera merelokasin pabriknya dari China ke Indonesia, menyusul alih fungsi lahan di Negeri Tirai Bambu menjadi kawasan komersial.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, mengatakan rencana tersebut disampaikan kepada perwakilan BKPM di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Taiwan.

Jumlah realisasi investasi asal Taiwan persis berada di bawah Malaysia maupun Korea Selatan dengan total pencairan masing-masing mencapai Rp77,3 miliar dan Rp123,6 miliar. Adapun pada tahun lalu, investor terbesar datang dari Jepang dengan keseluruhan realisasi hingga Rp14,7 triliun.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, Taiwan saat ini menempati peringkat ketujuh dalam investasi sektor otomotif dengan besaran Rp66,8 miliar pada tahun lalu.

Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM mencatat adanya komitmen investasi terbaru dari subsektor otomotif, yakni pembangunan pabrik komponen dari perusahaan asal Taiwan senilai US$50 juta atau setara dengan Rp650 miliar.

”Dari laporan yang disampaikan, mereka membutuhkan lahan yang cukup luas untuk pabriknya, yaitu sekitar 4 hektare. Sedangkan lokasi yang diminati adalah di provinsi Jawa Tengah sekitar daerah Salatiga atau di provinsi DI Yogyakarta,” ucapnya.

“Lokasi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dipilih dengan pertimbangan harga tanah dan biaya tenaga kerja yang relatif lebih kompetitif dibandingkan dengan wilayah lainnya di Pulau Jawa,” jelasnya.

Franky menjelaskan, perusahaan lampu yang telah mengekspor produk-produknya ke Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang itu awalnya mempertimbangkan Vietnam sebagai lokasi potensial merelokasi investasinya.

”Namun, setelah mengikuti forum bisnis yang diadakan Bidang Investasi KDEI Taipei serta beberapa pertemuan lanjutan, mereka telah memutuskan akan relokasi ke Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Franky menilai alasan melakukan relokasi ke Tanah Air tepat karena Indonesia memiliki keunggulan dari sisi populasi yang besar serta tenaga kerja terampil.

”Apalagi produk-produk mereka berorientasi ekspor, jadi selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, mereka dapat juga mengekspor produk ke luar,” paparnya.

Pihak perusahaan, lanjut Faizal, menyatakan mereka melihat iklim investasi dan perekonomian Indonesia yang cukup baik sehingga dapat dijadikan sebagai lokasi produksi bagi produk lampu mereka.

”Pemerintah Indonesia akan terus melakukan langkah-langkah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan berinvestasi di Indonesia,” ungkapnya.

Dari data BKPM, realisasi investasi dari Taiwan sepanjang tahun 2015 mencapai 107,95 juta dolar AS terdiri atas 275 proyek dan masuk dalam peringkat ke 15 dari seluruh negara yang menanamkan modal di Indonesia. (rl)

Baca Juga

Sumber : Google

Nasib Roadmap Belanja Online Di Indonesia Bakal Ditentukan Minggu Depan

Bisnis berbasis online dinilai bakal semarak di 2016. Para start up muda akan bermunculan dengan segmen yang beragam dalam menjalankan bisnisnya. Ditengah- tengah maraknya bisnis online Pemerintah tengah menggodok Perpres tentang peta jalan e-dagang nasional (roadmap e-commerce).

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz