Kamis , 21 September 2017
Home / EDUKASI / Penting Untuk diketahui Mengenai Loyalitas Generasi Y Terhadap Perusahaan

Penting Untuk diketahui Mengenai Loyalitas Generasi Y Terhadap Perusahaan

Sumber : google
Sumber : google

Jakarta – Bisnis888.Com : Beberapa waktu lalu, sebuah studi dari Gallup mengungkapkan, tiap generasi ternyata memiliki persentase yang berbeda soal kesetiaan terhadap pekerjaan mereka.

Generasi Y, yang biasanya juga disebut sebagai generasi millenium, merupakan generasi yang muncul setelah Generasi X. Ungkapan Generasi Y itu mulai dipakai pada editorial koran besar di Amerika Serikat bulan Agustus tahun 1993.

Hasil menunjukkan bahwa generasi milenium atau disebut juga generasi Y, lebih tak setia terhadap pekerjaan mereka. Sebab, sebanyak 21 persen generasi milenium mengatakan bahwa mereka sering pindah perusahaan tempat bekerja dalam waktu satu tahun.

Uniknya, mengutip riset yang dilakukan oleh perusahaan penyedia lowongan pekerjaan di Asia, JobStreet.com, yang dipublikasikan kemarin, rata-rata “kesetiaan” generasi Y terhadap pekerjaannya di kantor cuma 12 bulan. Riset ini dilakukan dengan mendata 10.000 pencari kerja di Indonesia. Nah, yang mengatakan ihwal “kesetiaan” itu berjumlah 3.500 responden.

Selain itu, setengah dari generasi milenium setuju bahwa mereka hanya akan bekerja di sebuah perusahaan dalam satu tahun dari sekarang.

Peneliti pun menyimpulkan, generasi milenium tidak  loyal dengan perusahaan. Dari pengalaman pribadi sebagai senior consultant di PPM Manajemen, saya melihat bahwa Generasi Y itu terlihat lebih concern terhadap ‘wealth’ daripada generasi-generasi sebelumnya terutama generasi saya, Generasi Baby Boomers.

Banyak di antara mereka yang sudah membuat rencana apa saja yang mereka inginkan pada saat mereka baru berumur 20-an. Namun definisi mereka tentang ‘wealth’ bukan mengacu kepada kekayaan material saja. Buat mereka hubungan keluarga dan pertemanan juga dianggap sebagai bagian dari ‘wealth’ yang diinginkan.

Hingga saat ini, apabila kita membaca berbagai literatur yang mendiskusikan tentang Generasi Y, tidak pernah ada suatu kesepakatan kapan generasi ini dimulai.

Sebahagian literatur menetapkan bahwa mereka adalah generasi yang lahir di awal tahun 1980-an, namun banyak juga literatur yang menetapkan bahwa generasi ini lahir di awal, di tengah bahkan di akhir 1990-an. Semua literatur juga sepakat bahwa sebahagian besar orang tua Generasi Y adalah generasi baby boomers, yang mempunyai kecenderungan untuk memiliki keluarga kecil, sehingga biasanya mereka hanya mempunyai kakak atau adik, tidak lebih dari 3 orang. Walaupun mereka tidak suka, Generasi Y dianggap sebagai suksesor dari Generasi X. (rl)

Baca Juga

Seorang siswi menunjukan buku pelajaran baru kurikulum 2013 di SMA 68 Jakarta (15/07). Di mulai hari ini Kemendikbud menerapkan kurikulum baru 2013 saat seluruh siswa dan siswi masuk sekolah hari pertama. TEMPO/Dasril Roszandi

Guru Protes Materi Pacaran di Buku Olahraga

Buku sekolah terbaru keluaran pemerintah menuai masalah. Kali ini isi buku teks pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan untuk siswa kelas XI SMA sederajat, diprotes guru serta warga.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz