Kamis , 21 September 2017
Home / EKONOMI / Global / China Berambisi Kuasai Ekonomi Global

China Berambisi Kuasai Ekonomi Global

Mata Uang China
Mata Uang China

Bisnis888.Com : Negara China terus bertekad untuk menguasai perekonomian dunia.  Investasi China di sejumlah negara kian menggurita melalui program=program unggulannya  .

Pada tahun ini, perusahaan raksasa China bahkan memasang target akan mengakuisisi sedikitnya 1.000 perusahaan asing. Kelompok  para pebisnis China serasa tidak puas dengan rekor akuisisi 598 perusahaan asing pada tahun lalu.

Kini mereka bekerja ekstra keras untuk mencengkeram ekonomi global. Pada kuartal pertama 2016, China berhasil mencatat sejarah memukau. Hampir seperenam akuisisi dan merger perusahaan asing di dunia dilakukan perusahaan-perusahaan asal China.

Berita terbaru , perusahaan ritel elektronik China Suning Commerce Group Co Ltd membeli 70 persen saham klub sepak bola Italia Inter Milan senilai 270 juta euro (setara Rp4,09 triliun), Selasa 7 April 2016.

Tren akuisisi di sektor olahraga juga meningkat setelah Wanda Group membeli saham Atletico Madrid sebesar 20 persen pada tahun ini tren akuisisi di sektor olahraga juga meningkat.

Pengamat senior bidang ekonomi dari The Conference Board Abdul Erumban mengatakan jumlah akuisisi perusahaan China di AS diperkirakan lebih tinggi pada tahun ini kendati dihalangi berbagai retorika politik.

Peluang kerja sama baru antara perusahaan China dan perusahaan asing pun sangat besar..

Jumlahnya melampaui dana akuisisi pada tahun lalu senilai USD106,8 miliar dan tiga kali lipat dari 2014. Dengan sikap yang agresif, China berpotensi menjadi negara pengakuisisi terbesar di dunia mengalahkan AS yang selalu mendominasi sejak 2007.

Pergerakan China menuju dunia global merupakan bagian dari strategi mereka untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan laporan Dealogic, perusahaan China menghabiskan anggaran hingga USD110,8 miliar untuk mengakuisisi perusahaan asing pada tahun ini. Aktivitas investasi China di Eropa juga tinggi.

China National Chemical Corp (ChemChina) menjadi sorotan internasional karena mengakuisisi perusahaan Swiss Syngenta senilai USD43 miliar pada Februari lalu.

Rekor itu melampaui aksi CNOOC yang mengakuisisi perusahaan Kanada Nexen senilai USD15,2 miliar pada 2013, Chinalco yang mengakuisisi perusahaan Australia Rio Tinto senilai USD14,3 miliar pada 2008, dan China Cinda Asset Management yang mengakuisisi Bank Hong Kong Nanyang Commercial senilai USD8,8 miliar pada 2015.

Wakil Direktur Freeman Chair China Studies dari Center for Strategic & International Studies Scott Kennedy mengatakan, Pemerintah China sangat mendukung investasi di luar negeri sebagai bagian dari sektor strategis.

Saat ini China juga semakin giat mengakuisisi perusahaan raksasa di AS dan Eropa. Pada pertengahan Maret lalu, Starwood Hotels and Resort siap diakuisisi perusahaan asuransi China, Anbang, senilai USD14,3 miliar.

Namun Marriott mencoba masukdanmenggoyahkan kesepakatan itu. Jika Anbang berhasil memenangi persaingan, kesepakatan itu akan menjadi akuisisi terbesar China di AS di sepanjang sejarah.

Seperti dilansir Fortune, rekor itu dipegang Shuanghui International yang mengakuisisi Smithfield Foods senilai USD7,1 miliar pada 2013. Pemerintah AS mengaku prihatin dengan beberapa akuisisi China di sejumlah sektor, terutama Syngenta.

“Potensi dampak keamanan nasional jadi diragukan,” kata Senator AS Chuck Grassley seperti dilansir Financial Times. Sebanyak 45 Senator AS menulis surat kecemasan terhadap Investasi Teasury Department Committee on Foreign Investment(CFIUS) AS mengenai rencana akuisisi China terhadap Bursa Saham Chicago.

Perusahaan China sudah berhasil mengakuisisi berbagai perusahaan besar AS. Salah satunya General Electric (GE). “Pemikiran dasar yang ditanamkan di China ialah mendorong para pebisnis mencetak uang di luar negeri dan membawanya pulang ke dalam negeri,” tandas Kepala China Policy David Kelly. (rl)

Sumber : Okezone

 

 

Baca Juga

Jusuf Kalla dan Jokowi | Tempo

Menanti Sikap Jokowi

Roda pemerintahan baru presiden terpilih Jokowi dan Jusuf Kalla tinggal menghitung hari, namun banyak masyarakat di luar sana begitu berharap besar adanya perubahan dan kepastian terhadap laju pertumbuhan ekonomi.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz