Kamis , 21 September 2017
Home / ASURANSI / Kerugian / Bisakah Klaim Asuransi Mobil Kena Banjir

Bisakah Klaim Asuransi Mobil Kena Banjir

Ilustrasi mengemudi menerjang banjir (JIBI/Solopos/Antara/Andika Wahyu)
Ilustrasi mengemudi menerjang banjir (JIBI/Solopos/Antara/Andika Wahyu)

Jakarta – Bisnis888.Com : Setiap tahun, banjir selalu menjadi momok bagi pengendara dan begitu banyak kendaraan yang menjadi korban. Secara umum, asuransi akan mengganti kendaraan Anda bila terdapat kerusakan lebih dari 75% pada kendaraan yang murni rusak karena bencana alam.

Ketika mengalami masalah teknis, tidak selamanya kerusakan tersebut dapat di klaim ke asuransi kendaraan. Terkecuali, bila kendaraan Anda diasuransikan tipe All Risk + Paket Plus Perlindungan Bencana Alam.

Namun demikian, klaim ini hanya berlaku bila kendaraan Anda secara tidak sengaja terendam banjir dan membuat mesin utama terendam hingga mati total.

Namun seperti yang  tiba-tiba terjadi kemarin malam dimana tanggul Pantai Mutiara di Kawasan Penjaringan, Jakarta Utara jebol dan  membuat banyak kendaraan roda empat yang “apes” ikut terendam air.

Manajer Komunikasi dan Pemasaran Garda Oto mengatakan, bagi yang terkena musibah tanggul jebol ini, langsung saja mengajukan klaim, menurut Laurentius Iwan Pranoto.

Langsung lapor ke pihak asuransi, nanti mobil akan disurvei untuk dicek seberapa parah dan perkiraan perbaikannya,” ujar Iwan kepada KompasOtomotif, Sabtu (4/6/2016).

Namun mengenai bisa atau tidaknya diklaim pemilik mobil sebaiknya harus terlebih dahulu memastikan, apakah polis asuransi ada jaminan terhadap risiko bencana alam.

Menurut  Iwan, agar perlindungan terhadap mobil lebih optimal, pemilik kendaraan bisa menambahkan perluasan jaminan dalam polis asuransi. Jadi ketika ada kasus seperti bencana alam (banjir, tanggul jebol, topan, badai, gunung meletus), serangan teroris, huruhara, tanggung jawab pihak ketiga dan kecelakaan diri  bisa ter-cover. (rl)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz