Bila Tak lekas kembali produksi, tambang Newmont akan diambil alih

tak-lekas-kembali-produksi-tambang-newmont-akan-diambil-alih-Bisnis888-17072014
Tambang Emas. tersingelisasi.blogspot.com | Dibaca 10

JAKARTA – Bisnis888.com : Pemerintah berancang-ancang untuk mengambil alih wilayah tambang PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Jika pemilik tambang tembaga Batu Hijau di Sumbawa Barat itu tidak segera kembali berproduksi dalam 90 hari.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM R. Sukhyar menegaskan pengambilalihan tersebut didasarkan pada regulasi yang berlaku. Tambang tersebut akan menjadi wilayah pencadangan negara dan akan diambil alih oleh badan yang ditunjuk pemerintah.

Pasalnya, saat ini produksi tambang Newmont dihentikan karena tempat penampungan hasil tambang sudah penuh. Hal ini tidak terlepas dari penerapan UU Minerba Nomor 4 Tahun 2009.

“Ya kalau prosedurnya itu, wilayahnya itu kembali ke negara yaitu pemerintah pusat yang mewakili, akan menjadi wilayah pencadangan negara. Kalau itu mau diusahakan maka Menteri ESDM bisa mengusahakan,” ungkap Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Sukhyar di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (17/7/2014).

“Pertama ditawarkan ke BUMN, atau badan usaha private. Kalau BUMN harus Antam yang mewakili negara,” ucap Sukhyar di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (17/7).

Sayangnya, alih-alih kembali berproduksi, Newmont malah menggugat pemerintah ke badan arbitrase internasional.

“Dia setelah default ini, menunggu perbaikan itu saja sampai dikasih batas waktu.”

Seperti diberitakan, awal bulan lalu, Newmont mengumumkan penghentian produksi konsentrat tembaga di Batu Hijau lantaran kebijakan pelarangan ekspor. Dampaknya, Newmont terpaksa harus memotong gaji dan merumahkan 80 persen dari 4 ribu karyawannya di Batu Hijau.

Sembari menunggu penyelesaian masalah ekspor, Newmont melakukan perawatan dan pemeliharaan tambang tembaga dan emas Batu Hijau.

Sumber : Merdeka dan Okezone

  

Comment Here