BI Masih Waspadai Utang Luar Negeri Korporasi

ilustrasi-utang-luar-negeri-Bisnis888-Okezone-10072014
Ilustrasi utang luar negeri Indonesia. (Foto: Okezone) | Dibaca 4

JAKARTA – Bisnis888.com : Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi peningkatan utang luar negeri Indonesia pada periode April 2014. Utang luar negeri meningkat USD96 juta atau sekira Rp1,141 triliun jika mengacu kurs tengah BI sebesar Rp11.890 per USD.

“Untuk itu, BI akan senantiasa memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial serta kebijakan untuk memperkuat struktur perekonomian domestik dan pengelolaan Utang Luar Negeri (ULN), khususnya ULN korporasi,” tutur Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara, di Jakarta, Kamis (10/7/2014).

Selain itu, dia mengatakan BI juga akan meningkatkan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dalam pengendalian inflasi, dan defisit transaksi berjalan agar proses penyesuaian ekonomi dapat berjalan baik, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan ekonomi ke depan yang lebih sustainable.

Dari sektor swasta, tercatat utang mengalami penurunan sebesar USD352 juta atau setara dengan Rp4,185 triliun. Adapun utang swasta pada periode April sebesar USD145,628 miliar atau setara USD1.731,51 triliun.

Utang luar negeri swasta tersebut berasal dari pinjaman bank sebesar USD25,486 miliar atau setara Rp303,02 triliun, dan pinjaman bukan bank sebesar USD120,142 miliar atau setara Rp1.428,48 triliun. (mrt)

Oleh Petrus Paulus Lelyemin | Okezone 

Comment Here