Kamis , 21 September 2017
Home / EMAS / Apakah Prospek Harga Emas Kian Berkilau di 2015 ?

Apakah Prospek Harga Emas Kian Berkilau di 2015 ?

Prev1 of 2

ilustrasi Logam Mulia
ilustrasi Logam Mulia

NEWYORK – Bisnis888.com : Sejak awal tahun, secara mengejutkan komoditas emas terus menunjukkan kenaikkan harga. Tak secerah kondisi tersebut, para analis di Standard Bank justru memprediksi harga emas dapat naik dan dijual di kisaran US$ 1.223 per ounce pada 2015.

Meski begitu, seperti dikutip dari Bullion Desk, Senin (19/1/2015), dinamika supply/demand emas yang terus meningkat dapat mendorong harga emas lebih tinggi lagi tahun ini.

Bahkan bank internasional tersebut memprediksi harga emas dapat mencapai kisaran harga US$ 1.305 per ounce di 2015 dan US$ 1.450 per ounce pada 2017.

Saat ini harga emas masih harus berhadapan dengan penguatan dolar AS dan peningkatan pasar ekuitas pada kuartal-IV tahun lalu.

“Pemulihan harga emas dipicu pelemahan data inflasi,” ujar para analis Standard Bank dalam laporannya.

Emas yang permintaannya berkurang saat ini diprediksi akan meningkat di China setelah libur Tahun Baru China pada pertengahan Februari. Setelah itu musim pernikahan di India juga dapat meningkatkan permintaan emas yang mendorong harganya terus naik.

“Harga emas pada 2015 mungkin akan beberapa kali mengalami penurunan tapi secara perlahan harganya akan menguat kembali karena fundamental yang ketat,” terangnya.

Ke depan, permintaan emas bahkan dapat melampaui total pasokan yang ada. Produksi emas di seluruh dunia akan turun sekitar 2 persen per tahun selama lima tahun ke depan.

Kondisi itu akan membuat harga emas harus bergerak menurun. Harga emas bahkan dapat bertengger di kisaran US$ 1.200 per ounce di masa saat produksi menurun.

“Kami yakin bahwa permintaan China akan terus meningkat, baik sebagai perhiasan atau cadangan aset bank sentral. Meski begitu, emas masih akan menjadi investasi yang sensitif bagi masyarakat,” terangnya.

Para analis Standard Bank juga menambahkan dengan lemahnya harga minyak, minat para investor terhadap emas akan cenderung meningkat.

Harga Emas Meredup Akibat Aksi Profit Taking

Harga emas mengupas keuntungannya pada Kamis (22/1/2014) ini, setelah naik di atas US$ 1.300 per ounce untuk pertama kalinya sejak Agustus.

Hal ini dipicu aksi profit taking menyusul laporan dari program pembelian obligasi yang diusulkan untuk Bank Sentral Eropa (ECB).

 

Prev1 of 2

Baca Juga

Emas batangan dari berbagai ukuran di stan PT Antam di Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Emas Berpotensi Kembali ke Area 1.242-1.249

Harga emas, Jumat (17/10), masih bergerak mendatar di dekat kisaran penutupan kemarin.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz